Profile

Join date: May 30, 2022

About
0 Like Received
0 Comment Received
0 Best Answer



Joonlinepaydayloans Situs Berita Sumber Terpercaya | Berita Terkini | Berita Viral | Berita Teraktual | Berita Update


Asia Tenggara Pelopori Penggunaan Teknologi Virtual


Pemanfaatan mengolah virtual dan teknologi in-camera visual effects (ICVFX) udah berkembang secara pesat dalam waktu dua th. terakhir. Teknologi dan kronologis kerja yang sebelumnya memanfaatkan studio besar dengan anggaran jutaan dollar kini “didemokratisasi”, membuka jalan bagi generasi baru kreator konten.


Banyak di antara mereka udah memanfaatkan teknologi real time seperti mengolah virtual dan ICVFX untuk mendorong inovasi mutakhir dan menciptakan lingkungan ‘dunia lain’ yang imersif, memecahkan rekor dan mendapatkan banyak pujian gara-gara kreativitasnya.


Untuk kawasan Asia Tenggara, ada tiga kreator yang menjadi pelopor dalam pemanfaatan teknologi in-camera visual effects (ICVFX) yaitu AUX Media di Singapura, 3Particle di Malaysia, dan V2 di Indonesia, yang memanfaatkan panggung skala besar xR dan layar LED di bermacam live event, film dan kronologis mengolah mereka.


AUX Media yang berlokasi di Singapura memanfaatkan kemampuan real-time Unreal Engine dan disguise untuk mengembangkan efek visual hidup dan interaktif untuk Star Awards Ceremony 2022 berasal dari Mediacorp. Ini dikonsepkan dan diwujudkan dengan memanfaatkan panggung xR berasal dari studio itu, dengan layar hijau yang terlalu mungkin pengembang untuk memasang susunan efek visual dan selebritas lain berasal dari jarak jauh, dan secara real time.


Hal ini tidak saja menciptakan hasil akhir yang menakjubkan, namun terhitung terlalu mungkin tim mengolah untuk menangkap reaksi yang lebih otentik dan asli berasal dari para aktor. Alur kerja setelah mengolah terhitung diminimalisir untuk mempunyai acara ke pirsawan jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Hal yang tidak kemungkinan dikerjakan dengan pengaturan tradisional.


Studio xR pertama Malaysia yaitu 3Particle, terhitung udah memanfaatkan teknologi real time dan panggung xR untuk menciptakan dunia baru yang futuristik dalam video musik seperti band lokal IMAGI, dan MADAM, dan juga menjadi bagian berasal dari pertunjukan virtual kelas dunia untuk Alan Walker. Kemampuan untuk merekam dan mengombinasikan adegan yang terlalu realistis ini udah menjadi hal yang revolusioner bagi industri.




Ke depannya, xR Stage Malaysia by 3Particle bakal bekerja serupa dengan Experiential Design Team (EDT) yang dipimpin oleh Fariz Hanapiah, Creative Tech Director untuk menjajaki kolaborasi berbasis konten & teknologi untuk industri M&E baik di Malaysia maupun di negara lain, lewat kronologis kerja real-time 3D berasal dari unreal engine dalam proyek-proyek seperti Metahuman Raya, Arvena dan Silau Maya Alun.


Sementara itu, studio xR imersif pertama di Indonesia, V2 Indonesia, membuat perubahan permainan untuk virtual event dengan software real time. Bulan Oktober 2021, studio spesialis audio visual (AV) menyebabkan terobosan dengan merambah ke xR dengan harapan tingkatkan nilai penawaran paling baru mereka untuk klien industri dan konsumen, dan juga menunjang hybrid event imersif di era depan.


Sejak waktu itu, V2 udah mengawali proyek xR pertamanya dengan Gereja Bethel Indonesia (atau dikenal dengan GBI PRJ), rumah ibadah yang berlokasi di Jakarta. Di GBI PRJ, V2 udah membangun studio xR dengan LED sebesar 17x5m, yang di dukung oleh software disguise, dan terlalu mungkin gereja menampung hingga 1.000 jemaat per sesi ibadah.


V2 terhitung bekerja serupa dengan keliru satu Youtuber terbesar di Indonesia untuk membangun studio podcast yang disempurnakan teknologi xR. Perusahaan berharap xR bisa membekali para kreatif seni, media TV, biro iklan, dan pembuat konten untuk lebih melepaskan kreativitas mereka dan menghasilkan konten memiliki kualitas yang mutakhir.


“Saya terlalu senang menyaksikan tim mengolah di Asia Tenggara kini bekerja lebih dekat dan lebih efektif dalam mengolah virtual, daripada sebelumnya, dan menyaksikan seluruh teknologi ini bersatu dengan kronologis kerja disguise yang terpadu. Masa depan pembuatan film ada di tangan kita, apalagi kini udah menciptakan peran dan keterampilan baru di pasar,” ujar Nicholas Chan, Regional Sales Manager Disguise Asia Tenggara.


Epic Games berkomitmen untuk memberdayakan studio dan kreator di seluruh ASEAN untuk menunjang permohonan bakal mengolah virtual dan ICVFX yang semakin banyak. Hingga hari ini, Epic Games udah menunjang lebih berasal dari 1.600 kreator dan tim di 89 negara, lewat program Epic MegaGrants (EMG) yang menggelontorkan dana senilai US$100 juta untuk secara aktif menunjang kesuksesan pengembang dan komunitas kreator.


Sumber: Grid.id



https://www.padocafilosofica.com.br/profile/sadis-bule-asal-turki-nikahin-gadis-bone-mahar-nya-gak-kira-kira-emas-batangan/profile

https://www.sensations.cr/profile/sadis-bule-asal-turki-nikahin-gadis-bone-mahar-nya-gak-kira-kira-emas-batangan/profile

https://www.philcoulter.com/profile/bola-bola-mati-berbahaya-dari-liverpool/profilehttps://www.acervaniteroisg.com.br/profile/bola-bola-mati-berbahaya-dari-liverpool/profile

https://www.jgctruckdrivingtraining.com/profile/asia-tenggara-pelopori-penggunaan-teknologi-virtual/profile

https://es.gybn.org/profile/asia-tenggara-pelopori-penggunaan-teknologi-virtual/profile


 

Joonlinepaydayloans Situs Berita Sumber Terpercaya | Berita Terkini | Berita Viral | Berita Teraktual | Berita Update

More actions